Sunan Ad Darimi

ومن كتاب الفرائض

Kitab Faroidl

باب فى ميراث ولد الزنا
Warisan anak zina

سنن الدارمي ٢٩٨٢: حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ عَنْ مُوسَى بْنِ مُحَمَّدٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ إِسْمَعِيلَ عَنْ الْحَسَنِ فِي الرَّجُلِ يَفْجُرُ بِالْمَرْأَةِ ثُمَّ يَتَزَوَّجُهَا قَالَ لَا بَأْسَ إِلَّا أَنْ تَكُونَ حُبْلَى فَإِنَّ الْوَلَدَ لَا يَلْحَقُهُ

Sunan Ad Darimi 2982: Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Aban dari Musa bin Muhammad Al Anshari dari Isma'il dari Al Hasan tentang seseorang yang melakukan zina dengan seorang wanita kemudian menikahinya, ia berkata; Tidak mengapa kecuali jika wanita itu hamil. Sebab anak tidak bisa dihubungkan (nasabnya) dengan laki-laki tersebut.

Sunan Ad Darimi Nomer 2982