مسند أحمد ٥٠٦٥: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ ثُوَيْرٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً الَّذِي يَنْظُرُ إِلَى جِنَانِهِ وَنَعِيمِهِ وَخَدَمِهِ وَسُرُرِهِ مِنْ مَسِيرَةِ أَلْفِ سَنَةٍ وَإِنَّ أَكْرَمَهُمْ عَلَى اللَّهِ مَنْ يَنْظُرُ إِلَى وَجْهِهِ غُدْوَةً وَعَشِيَّةً ثُمَّ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ
Musnad Ahmad 5065: Telah menceritakan kepada kami Husain bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Israil dari Tsuwair dari Ibnu Umar ia memarfu'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya kedudukan penduduk surga yang paling rendah adalah yang diberi kenikmatan dapat melihat baju kebesaran Allah, nikmat-Nya, telapak kaki-Nya dan melihat singgasana-Nya dari jarak perjalanan seribu tahun. Dan orang yang paling mulia di antara mereka adalah yang dapat melihat wajah Allah di waktu pagi dan petang." Kemudian beliau membaca ayat: ' (Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat) ' (Qs. Qs. Al Qiyaamah: 22-23).
Musnad Ahmad Nomer 5065