مسند أحمد ٥٢٢٠: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا يَحْيَى عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ حَوْلَهُ فَأَسْرَعْتُ لِأَسْمَعَ كَلَامَهُ فَتَفَرَّقَ النَّاسُ قَبْلَ أَنْ أَبْلُغَ وَقَالَ مَرَّةً قَبْلَ أَنْ أَنْتَهِيَ إِلَيْهِمْ فَسَأَلْتُ رَجُلًا مِنْهُمْ مَاذَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهُ نَهَى عَنْ الْمُزَفَّتِ وَالدُّبَّاءِ
Musnad Ahmad 5220: Telah menceritakan kepada kami Yazid telah mengabarkan kepada kami Yahya dari Naafi' dari Ibnu Umar dia berkata: saya masuk masjid, kemudian saya melihat Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dikitari para sahabatnya. Saya bergegas untuk mendengar petuah-petuah beliau, namun orang-orang telanjur bubar sebelum saya. Karenanya saya bertanya kepada seseorang dari mereka, "Apa yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam? dia menjawab, "Beliau melarang Al-Muzaffat, dan Ad-Dubaa.`
Musnad Ahmad Nomer 5220