مسند أحمد ٨٨٥٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا الزُّبَيْرُ بْنُ سَعِيدٍ فَذَكَرَ حَدِيثًا عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ قَالَ وَحَدَّثَ صَفْوَانُ بْنُ سُلَيْمٍ أَيْضًا عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ يُضْحِكُ بِهَا جُلَسَاءَهُ يَهْوِي بِهَا مِنْ أَبْعَدِ مِنْ الثُّرَيَّا
Musnad Ahmad 8852: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Ishaq berkata: telah mengabarkan kepada kami Abdullah telah mengabarkan kepada kami Az Zubair bin Sa'id lalu ia menyebutkan hadits dari Shafwan bin Sulaim berkata: dan Shafwan bin Sulaim telah menceritakan juga dari 'Atho` bin Yasar dari Abu Hurairah dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda: "Seorang laki-laki mengatakan suatu kalimat yang dengannya ia ingin menjadi bahan tertawaan orang-orang disekelilingnya, maka ia akan masuk ke dalam neraka sejauh bintang-bintang di langit."
Musnad Ahmad Nomer 8852