مسند أحمد ٩٠٣٩: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ ثَوْرٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ وَمَنْ أَخَذَهَا يُرِيدُ يَعْنِي تَلَفَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 9039: Telah menceritakan kepada kami Qutaibah berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul 'Aziz dari Tsaur dari Abu Al Ghaits dari Abu Hurairah berkata: Bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa mengambil harta (hutang) orang lain dengan maksud membayarnya kembali maka Allah akan membayarkan untuknya, dan barangsiapa mengambil (berhutang) dengan maksud merusaknya (tidak membayarnya) maka Allah akan 'azza wajalla merusaknya."
Musnad Ahmad Nomer 9039