مسند أحمد ٩١٧٦: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ أَبِي عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو يَحْيَى مَوْلَى جَعْدَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ مِنْ فَمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ مَدَّ صَوْتِهِ وَيَشْهَدُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَشَاهِدُ الصَّلَاةِ يُكْتَبُ لَهُ خَمْسٌ وَعِشْرُونَ حَسَنَةً وَيُكَفَّرُ عَنْهُ مَا بَيْنَهُمَا
Musnad Ahmad 9176: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Syu'bah telah menceritakan kepadaku Musa bin Abi Utsman berkata: telah menceritakan kepadaku Abu Yahya mantan budak Ja'dah berkata: aku mendengar Abu Hurairah bahwa ia mendengar dari mulut Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Seorang mu`adzin akan diampuni sejauh suara yang ia kumandangkan, dan akan bersaksi untuknya setiap yang kering dan yang basah, dan orang yang menyaksikan shalat (jama'ah) akan dituliskan baginya dua puluh lima kebaikkan dan dihapuskan darinya dosa antara keduanya."
Musnad Ahmad Nomer 9176