مسند أحمد ٩١٩١: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا جَاءَ خَادِمُ أَحَدِكُمْ بِطَعَامِهِ فَلْيُجْلِسْهُ مَعَهُ فَإِنْ لَمْ يُجْلِسْهُ مَعَهُ فَلْيُنَاوِلْهُ أُكْلَةً أَوْ أُكْلَتَيْنِ فَإِنَّهُ وَلِيَ عِلَاجَهُ وَحَرَّهُ
Musnad Ahmad 9191: Telah menceritakan kepada kami Yahya dari Syu'bah telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ziyad dari Abu Hurairah dan Ibnu Ja'far berkata: telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Ziyad berkata: aku mendengar Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jika pembantu salah seorang dari kalian datang dengan membawakan makanan untuknya, hendaknya ia ajak duduk bersama (untuk makan), jika ia tidak mengajaknya untuk duduk bersama hendaklah ia ambilkan satu atau dua suap, karena dialah yang telah memasaknya merasakan panasnya."
Musnad Ahmad Nomer 9191