مسند أحمد ٩٤٦٣: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ وَيَزِيدُ قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ وَالْجَهْلَ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
Musnad Ahmad 9463: Telah menceritakan kepada kami Hajjaj dan Yazid mereka berkata: telah mengabarkan kepada kami Ibnu Abi Dzi`b dari Sa'id Al Maqburi dari bapaknya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata kotor dan bahkan melakukannya, serta suka menyakiti, maka Allah tidak membutuhkan (perbuatannya) meninggalkan makan dan minum yang ia lakukan."
Musnad Ahmad Nomer 9463