مسند أحمد ٩٦٨٧: وَبِإِسْنَادِهِ سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَيْسَ الْمِسْكِينُ بِالطَّوَّافِ الَّذِي تَرُدُّهُ التَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ وَالْأُكْلَةُ وَالْأُكْلَتَانِ وَلَكِنَّ الْمِسْكِينَ الَّذِي لَا يَجِدُ غِنًى يُغْنِيهِ وَلَا يَسْأَلُ النَّاسَ إِلْحَافًا
Musnad Ahmad 9687: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari Abu Hurairah. Dan dengan sanadnya, aku mendengar Abul Qasim shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bukanlah yang disebut miskin itu seseorang yang keliling (meminta-minta) dan tertolak untuk mendapatkan satu atau dua butir kurma, atau satu atau dua porsi makanan, tetapi yang disebut miskin adalah seseorang yang tidak mendapatkan sesuatu yang menjadikannya berkecukupan, serta tidak meminta-minta kepada manusia secara memaksa."
Musnad Ahmad Nomer 9687