مسند أحمد ٨٠١١: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رِفَاعَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَكْثَرَ مَا يَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ قَالَ فَقِيلَ لَهُ قَالَ فَقَالَ إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ كُلَّ اثْنَيْنِ وَخَمِيسٍ أَوْ كُلَّ يَوْمِ اثْنَيْنِ وَخَمِيسٍ فَيَغْفِرُ اللَّهُ لِكُلِّ مُسْلِمٍ أَوْ لِكُلِّ مُؤْمِنٍ إِلَّا الْمُتَهَاجِرَيْنِ فَيَقُولُ أَخِّرْهُمَا
Musnad Ahmad 8011: Telah menceritakan kepada kami Abu 'Ashim telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Rifa'ah dari Suhail bin Abu Shalih dari bapaknya dari Abu Hurairah, dia berkata: Bahwasannya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam paling sering puasa di hari senin dan kamis, " Abu Hurairah berkata: maka ditanyakanlah hal tersebut kepada beliau. Abu Hurairah berkata: Beliau menjawab: "Sesungguhnya amalan itu di perlihatkan pada hari senin dan kamis, -atau beliau mengatakan, - "pada setiap hari senin dan kamis, lalu Allah mengampuni setiap muslim atau mukmin kecuali dua orang yang saling bermusuhan, Allah berfirman: 'Akhirkanlah amalan keduanya.'"
Musnad Ahmad Nomer 8011