مسند أحمد ٨٢٠٥: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ أَبِي إِلَى الشَّامِ فَكَانَ أَهْلُ الشَّامِ يَمُرُّونَ بِأَهْلِ الصَّوَامِعِ فَيُسَلِّمُونَ عَلَيْهِمْ فَسَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَبْدَءُوهُمْ بِالسَّلَامِ وَاضْطَرُّوهُمْ إِلَى أَضْيَقِهِ
Musnad Ahmad 8205: Telah menceritakan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah mengabarkan kepadaku Suhail bin Abu Shalih ia berkata: Aku bersama bapakku keluar ke Syam, dan kebiasaan penduduk Syam adalah selalu memberi salam kepada para pemilik gereja (pendeta), lalu aku mendengar bapakku berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Bersabda: "Jangalah kalian mendahului mereka dalam mengucap salam, dan persempitlah mereka di jalanan."
Musnad Ahmad Nomer 8205