مسند أحمد ٨٥٦٣: قَالَ أَبِي وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَافَرْتُمْ فِي الْخَصِيبِ فَأَعْطُوا الْإِبِلَ حَظَّهَا مِنْ الْأَرْضِ وَإِذَا سَافَرْتُمْ فِي السَّنَةِ فَبَادِرُوا نِقْيَهَا وَإِذَا عَرَّسْتُمْ فَاجْتَنِبُوا الطُّرُقَ فَإِنَّهَا طُرُقُ الدَّوَابِّ وَمَأْوَى الْهَوَامِّ بِاللَّيْلِ
Musnad Ahmad 8563: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari Abu Hurairah bapakku berkata: dan dengan sanad ini, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Jika kalian bersafar di tanah subur (banyak rumput) maka berikanlah unta haknya, dan jika kalian bersafar di tanah yang gersang dan kering, maka percepatlah perjalanan, dan jika kalian ingin berhenti istirahat (di malam hari) maka menjauhlah dari jalan, karena itu adalah tempat lewatnya binatang melata dan serangga yang berbahaya pada waktu malam."
Musnad Ahmad Nomer 8563