مسند أحمد ٩١١٥: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ لَا أَتَخَلَّفَ عَنْ سَرِيَّةٍ تَخْرُجُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَيْسَ عِنْدِي مَا أَحْمِلُهُمْ وَلَوَدِدْتُ أَنِّي أُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ أَحْيَا ثُمَّ أُقْتَلُ ثُمَّ أَحْيَا ثُمَّ أُقْتَلُ
Musnad Ahmad 9115: Telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Abu Shalih dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Sungguh aku sangat berkeinginan untuk tidak ketinggalan dalam setiap ekspedisi yang digelar di jalan Allah, aku juga tidak memiliki sesuatu yang dapat aku gunakan untuk membawa mereka, sungguh aku ingin terbunuh di jalan Allah, kemudian dihidupkan kemudian terbunuh, kemudian dihidupkan kemudian terbunuh."
Musnad Ahmad Nomer 9115