مسند أحمد ٩٣١٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَا لَمَمٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَشْفِيَنِي قَالَ إِنْ شِئْتِ دَعَوْتُ اللَّهَ أَنْ يَشْفِيَكِ وَإِنْ شِئْتِ فَاصْبِرِي وَلَا حِسَابَ عَلَيْكِ قَالَتْ بَلْ أَصْبِرُ وَلَا حِسَابَ عَلَيَّ
Musnad Ahmad 9312: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ubaid berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Amru dari Abu Salamah dari Abu Hurairah berkata: Seorang wanita datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dan ia mengidap penyakit lamam (semacam penyakit syaraf), lalu ia berkata: "Wahai Rasulullah, doakanlah aku agar aku disembuhkan dari penyakit ini, " beliau bersabda: "Jika kamu mau maka akan aku doakan sehingga Allah memberikan kesembuhan, dan jika kamu mau maka bersabarlah dan engkau tidak akan dihisab kelak, " ia berkata: "Aku akan bersabar agar tidak dihisab."
Musnad Ahmad Nomer 9312