Musnad Ahmad

باقي مسند المكثرين

Kitab Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

مسند أبي هريرة رضي الله عنه
Musnad Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu

مسند أحمد ٩٥١٠: وَبِالْإِسْنَادِ أَنَّهُ قَالَ لَيْسَ الْمِسْكِينُ الَّذِي تَرُدُّهُ الْأُكْلَةُ وَالْأُكْلَتَانِ وَاللُّقْمَةُ وَاللُّقْمَتَانِ أَوْ التَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ شُعْبَةُ شَكَّ فِي اللُّقْمَةِ وَالتَّمْرَةِ وَلَكِنَّ الْمِسْكِينَ الَّذِي لَيْسَ لَهُ غِنًى يُغْنِيهِ وَلَا يَسْأَلُ النَّاسَ إِلْحَافًا أَوْ يَسْتَحِي أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ إِلْحَافًا

Musnad Ahmad 9510: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari Abu Hurairah Dan dengan sanadnya ia berkata: "Bukanlah yang disebut miskin itu seseorang yang tertolak untuk mendapatkan satu atau dua porsi makanan dan satu atau dua suap makanan, atau satu atau dua butir kurma, -Syu'bah masih merasa ragu antara lafadz suap dan kurma, - tetapi yang disebut miskin adalah seseorang yang tidak memiliki sesutau yang mencukupinya tetapi dia tidak meminta kepada orang lain secara mendesak, -atau beliau menyebutkan: - malu untuk meminta-minta kepada manusia secara mendesak."

Musnad Ahmad Nomer 9510