مسند أحمد ١٠٥٧٣: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا الزُّبَيْرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي رُبَيْحُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْنَا يَوْمَ الْخَنْدَقِ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ مِنْ شَيْءٍ نَقُولُهُ فَقَدْ بَلَغَتْ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ قَالَ نَعَمْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا قَالَ فَضَرَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وُجُوهَ أَعْدَائِهِ بِالرِّيحِ فَهَزَمَهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِالرِّيحِ
Musnad Ahmad 10573: Telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir berkata: telah menceritakan kepada kami Az Zubair bin Abdullah berkata: telah menceritakan kepadaku Rubaih bin Abu Sa'id Al Khudri dari bapaknya, ia menuturkan: Pada saat perang Khandak kami berkata: "Wahai Rasulullah, apakah ada sesuatu yang jika kami katakan maka hati bisa sampai ke pangkal tenggorokan?" beliau bersabda: "Ya, (yaitu) ya Allah tutupilah aurat kami dan lindungilah rahasia kami, " Abu Sa'id Al Khudri berkata: "Lalu Allah 'azza wajalla menerpakan angin ke wajah-wajah mereka, sehingga Allah 'azza wajalla memporak-porandakan mereka dengan angin."
Musnad Ahmad Nomer 10573