Hadits Sunan An Nasa'i

الصيد والذبائح

Kitab Buruan dan Sembelihan

النهي عن ثمن الكلب
Larangan hasil usaha anjing

سنن النسائي ٤٢١٨: أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا مَسْعُودٍ عُقْبَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ

Sunan Nasa'i 4218: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Ibnu Syihab dari Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam bahwa ia mendengar Abu Mas'ud 'Uqbah berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang dari harga anjing dan memberi upah pelacur serta bayaran dukun.

Sunan An Nasa'i Nomer 4218