Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الْوِتْرِ

Kitab Witir

فِي الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْوِتْرِ
Dua Raka'at sesudah Shalat Witir

سنن الدارقطني ١٦٦٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , ثنا أَبُو زُرْعَةَ , ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ , ثنا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ , عَنْ شُرَيْحِ بْنِ عُبَيْدٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ , عَنْ أَبِيهِ , ص:366 عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ , فَقَالَ: «إِنَّ السَّفَرَ جَهْدٌ وَثُقْلٌ , فَإِذَا أَوْتَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ , فَإِنِ اسْتَيْقَظَ وَإِلَّا كَانَتَا لَهُ»

Sunan Daruquthni 1667: Muhamad bin Isma'il Al Farisi menceritakan kepada kami, Abu Zur'ah menceritakan kepada kami, Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, Muawiyah bin Shalih menceritakan kepada kami, dari Syuraih bin Ubaid, dari Abdurrahman bin Jubair bin Nufair, dari bapaknya, dari Tsauban mantan budak Rasulullah SAW, dia berkata, "Kami pernah bersama Rasulullah dalam suatu perjalanan. lalu beliau bersabda. "Sesungguhnya bepergian itu adalah suatu kepayahan dan kesusahan, jika salah seorang di antara kalian telah mengerjakan shalat Witir, maka hendaklah mengerjakan shalat dua raka'at, jika dia terbangun, jika tidak, maka baginya kedua raka'at tersebut."

Sunan Daruquthmi Nomer 1667