سنن الدارقطني ١٦٧٧: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , ثنا أَبِي , ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , ثنا أَبُو جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ , عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ أَنَسٍ , عَنْ أَنَسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «قَنَتَ شَهْرًا يَدْعُوا عَلَيْهِمْ ثُمَّ تَرَكَهُ , وَأَمَّا فِي الصُّبْحِ فَلَمْ يَزَلْ يَقْنُتُ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا». , لَفْظُ النَّيْسَابُورِيِّ
Sunan Daruquthni 1677: Ahmad bin Ishak bin Buhlul menceritakan kepada kami. bapakku menceritakan kepada kami, Ubaidillah bin Musa menceritakan kepada kami. , dan Abu Bakar AnNaisaburi menceritakan kepada kami. Ahmad bin Yusuf As-Sulami menceritakan kepada kami. Ubaidillah bin Musa menceritakan kepada kami, Abu Ja'far Ar-Razi menceritakan kepada kami, dari Ar-Rabi' bin Anas, dari Anas, "Bahwa Nabi mengerjakan qunut selama sebulan. dengan mendoakan untuk kecelakaan mereka kemudian beliau meninggalkannya. Sedangkan dalam shalat Subuh, beliauselalu mengerjakan qunut hingga meninggal dunia." Redaksi An-Naisaburi.
Sunan Daruquthmi Nomer 1677