سنن الدارقطني ١٧٦١: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَحْمُودٍ السَّرَّاجُ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أَبِي مَذْعُورٍ , ثنا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ , ثنا عَنْبَسَةُ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ مُحَاصِرًا بَنِي مُحَارِبٍ بِنَخْلٍ ثُمَّ نُودِيَ فِي النَّاسِ أَنَّ الصَّلَاةَ جَامِعَةٌ فَجَعَلَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَائِفَتَيْنِ طَائِفَةٌ مُقْبِلَةٌ عَلَى الْعَدُوِّ يَتَحَدَّثُونَ وَصَلَّى بِطَائِفَةٍ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ فَانْصَرَفُوا فَكَانُوا مَكَانَ إِخْوَانِهِمْ , وَجَاءَتِ الطَّائِفَةُ الْأُخْرَى فَصَلَّى بِهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ فَكَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَلِكُلِّ طَائِفَةٍ رَكْعَتَيْنِ»
Sunan Daruquthni 1761: Al Husain bin Isma'il dan Muhammad bin Muhammad As-Sarraj menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Muhammad bin Amr bin Abi Madz'ur menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab Ats-Tsaqafi menceritakan kepada kami, Anbasah menceritakan kepada kami, dari Al Hasan, dari Jabir, "Bahwa Nabi SAW pernah mengepung Bani Muharib di sebuah kebun, lalu terdengar suara adzan yang menyerukan untuk shalat jamaah, lalu Rasulullah SAW membagi mereka menjadi dua kelompok, satu kelompok menghadap ke arah musuh dengan berbincang-bincang, sedangkan beliau mengerjakan shalat dua raka'at dengan kelompok yang lain. Lalu beliau salam dan mereka pergi menempati tempat saudara-saudara mereka, lalu kelompok yang lain itu datang dan Rasulullah SAW shalat bersama mereka dua raka'at. Jadi Nabi SAW mengerjakan shalat empat raka'at, sedangkan masing-masing kelompok mengerjakan shalat dua raka'at.'
Sunan Daruquthmi Nomer 1761