سنن الدارقطني ١٩١٩: حَدَّثَنَا أَبُو حَامِدٍ مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ سَهْلِ بْنِ عَسْكَرٍ , ثنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ مَعْمَرٍ , وَسُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ , عَنِ الْأَعْمَشِ بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ , وَقَالَ فِيهِ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ: حَالِمٍ , وَقَالَ مَعْمَرٌ: حَالِمَةٍ
Sunan Daruquthni 1919: Abu Hamid Muhammad bin Harun menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sahl bin Askar menceritakan kepada kami. Abdurrazzak menceritakan kepada kami, dari Ma'mar dan Sufyan Ats-Tsauri, dari Al A'masy berdasarkan sanadnya dengan hadits yang seperti itu. Di dalam hadits tersebut Sufyan dan Ats-Tsauri mengatakan, "orang yang baligh", sedangkan Ma'mar mengatakan, "Wanita yang baligh."
Sunan Daruquthmi Nomer 1919