Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ وُلُوغِ الْكَلْبِ فِي الْإِنَاءِ
Jilatan Anjing Pada Bejana

سنن الدارقطني ١٨٣: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا بَكَّارُ بْنُ قُتَيْبَةَ , وَحَمَّادُ بْنُ الْحَسَنِ , قَالَا: نا أَبُو عَاصِمٍ , نا قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «طَهُورُ الْإِنَاءِ إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِيهِ , يُغْسَلُ سَبْعَ مَرَّاتٍ الْأُولَى بِالتُّرَابِ , وَالْهِرَّةُ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ». قُرَّةُ يَشُكُّ , هَذَا صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 183: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Bakkar bin Qutaibah dan Hammad bin Al Hasan mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Abu Ashim mengabarkan kepada kami, Qurrah bin Khalid mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Sirin mengabarkan kepada kami, dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, Sucinya bejana apabila dijilat anjing adalah dicuci tujuh kali, dimana cucian yang pertama (dicampur) dengan tanah. Sedangkan (yang dijilat) kucing (adalah dicuci) sekali atau dua kali.‘ Qurrah ragu (dalam mengungkapkan redaksinya). Riwayat ini shahih.

Sunan Daruquthmi Nomer 183