Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab Puasa

بَابُ الشَّهَادَةِ عَلَى رُؤْيَةِ الْهِلَالِ
Persaksian dalam Melihat Hilal

سنن الدارقطني ٢١٨٧: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ , ثنا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى , ثنا ابْنُ وَهْبٍ , قَالَ: قَالَ مَالِكٌ فِي الَّذِي يَرَى هِلَالَ رَمَضَانَ وَحْدَهُ: " أَنَّهُ يَصُومُ لِأَنَّهُ لَا يَنْبَغِي لَهُ أَنْ يُفْطِرَ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّ ذَلِكَ الْيَوْمَ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ , وَمَنْ رَأَى هِلَالَ شَوَّالٍ وَحْدَهُ فَلَا يُفْطِرُ لِأَنَّ النَّاسَ يَتَّهِمُونَ عَلَى أَنْ يُفْطِرَ مِنْهُمْ مَنْ لَيْسَ مَأْمُونًا ثُمَّ يَقُولُ أُولَئِكَ إِذَا ظَهَرَ عَلَيْهِمْ: قَدْ رَأَيْنَا الْهِلَالَ "

Sunan Daruquthni 2187: Abu Bakar menceritakan kepada kami, Yunus bin Abdul A'la menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, dia berkata, Malik mengatakan tentang orang yang melihat hilal Ramadhan sendirian, bahwa ia harus berpuasa, karena tidak pantas baginya berbuka, sedangkan ia tahu bahwa hari itu termasuk bulan Jlamadhan. Dan barangsiapa melihat hilal bulan Syawwal sendirian, maka janganlah ia berbuka, karena manusia akan menuduh bahwa orang-orang yang tidak amanah di antara mereka berbuka, kemudian ketika hilal muncul, mereka mengatakan, "Kami telah melihat hilal."

Sunan Daruquthmi Nomer 2187