سنن الدارقطني ٢١٧٥: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , ثنا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , نا سُفْيَانُ , عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى , «أَنَّ عُمَرَ أَجَازَ شَهَادَةَ رَجُلٍ وَاحِدٍ فِي رُؤْيَةِ الْهِلَالِ فِي فِطْرٍ أَوْ أَضْحًى». كَذَا رَوَاهُ عَبْدُ الْأَعْلَى عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى , وَعَبْدُ الْأَعْلَى ضَعِيفٌ , وَابْنُ أَبِي لَيْلَى لَمْ يُدْرِكْ عُمَرَ وَخَالَفَهُ أَبُو وَائِلٍ شَقِيقُ بْنُ سَلَمَةَ , فَرَوَاهُ عَنْ عُمَرَ , أَنَّهُ قَالَ: «لَا تُفْطِرُوا حَتَّى يَشْهَدَ شَاهِدَانِ» , حَدَّثَ بِهِ الْأَعْمَشُ , وَمَنْصُورٌ عَنْهُ
Sunan Daruquthni 2175: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, kami Sufyan menceritakan kepada kami, dari Abdul A'la, dari Abdurrahman bin Abi Laila, bahwa Umar" membolehkan persaksian satu orang dalam melihat hilal pada idul fitri atau idul adha." Demikian diriwayatkan oleh Abdul A'la dari Ibnu Abi Laila. Abdul A'la dha'if, sedangkan Ibnu Abi laila tidak menjumpai Umar. Dan juga ditentang oleh Abu Wail Syaqiq bin Salamah, dia meriwayatkannya dari Umar, bahwa dia berkata, "Janganlah kalian berbuka hingga ada dua orang saksi menyaksikannya." Hal ini diceritakan oleh Al A'masy dan Manshur darinya.
Sunan Daruquthmi Nomer 2175