سنن الدارقطني ٢٣٢٤: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْمَحَامِلِيُّ , ثنا خَلَّادُ بْنُ أَسْلَمَ , ثنا هُشَيْمٌ , عَنْ يُونُسَ , عَنْ عُبَيْدٍ , عَنِ ابْنِ جُبَيْرٍ وَهُوَ زِيَادُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ حَيَّةَ قَالَ: رَأَيْتُ رَجُلًا جَاءَ إِلَى ابْنِ عُمَرَ فَسَأَلَهُ , فَقَالَ: إِنَّهُ نَذَرَ أَنْ يَصُومَ كُلَّ يَوْمِ أَرْبِعَاءَ فَأَتَى ذَلِكَ عَلَى يَوْمِ فِطْرٍ أَوْ أَضْحًى , فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ: «أَمَرَ اللَّهُ بِوَفَاءِ النَّذْرِ وَنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ النَّحْرِ». إِسْنَادٌ صَحِيحٌ
Sunan Daruquthni 2324: Al Husain bin Ismail Al Mahamili menceritakan kepada kami, Khallad bin Aslam menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, dari Yunus, dari Ubaid, dari Ibnu Jubair, dari Ziyad bin Jubair bin Hayyah, dia berkata, Saya melihat seorang datang menemui Ibnu Umar lalu bertanya kepadanya seraya mengatakan, bahwa dia bernadzar untuk berpuasa setiap hari rabu, lalu menjumpai hari Idul Fitri dan Idul Adha, maka Ibnu Umar mengatakan, "Allah memerintahkan untuk memenuhi nadzar dan Rasulullah SAW melarang kita dari berpuasa pada hari berkurban." Sanadnya shahih.
Sunan Daruquthmi Nomer 2324