Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab Puasa

بَابُ طُلُوعِ الشَّمْسِ بَعْدَ الْإِفْطَارِ
Matahari Terbit Setelah Berbuka

سنن الدارقطني ٢٣٥٤: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَكِيلُ أَبِي صَخْرَةَ , حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , ثنا رَوْحٌ , ثنا شِبْلٌ , عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , وَعَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , " وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ البقرة: 184 «وَاحِدٍ» , فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا البقرة: 184 «زَادَ طَعَامَ مِسْكِينٍ آخَرَ» , فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ البقرة: 184 «وَلَا يُرَخَّصُ إِلَّا لِلْكَبِيرِ الَّذِي لَا يُطِيقُ الصَّوْمَ , أَوْ مَرِيضٍ يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُشْفَى». وَهَذَا إِسْنَادٌ صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 2354: Ahmad bin Abdullah Wakil Abu Shakhrah menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Rauh menceritakan kepada kami, Syibl menceritakan kepada kami. Dari Ibnu Abi Najih, dari Mujahid dan Atha‘ dari Ibnu Abbas, "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah,(yaitu) memberi makan seorang miskin." Satu orang, "Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan" menambah satu orang miskin lainnya, "maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu" tidak diberikan keringanan kecuali bagi orang tua yang tidak mampu berpuasa atau orang sakit yang diketahui bahwa dia tidak dapat disembuhkan." Hadits ini sanadnya shahih.

Sunan Daruquthmi Nomer 2354