سنن الدارقطني ٢٦٦٥: ثنا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ صَاعِدٍ , وَعَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , قَالَا: نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ أَبُو الْأَشْعَثِ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَيْسَرَةَ , عَنْ طَاوُسٍ , قَالَ: كُنْتُ جَالِسًا إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ يَعْنِي الْحَائِضَ تَنْفِرُ , فَقَالَ: «تُقِيمُ حَتَّى يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهَا بِالْبَيْتِ». قَالَ طَاوُسٌ: فَلَا أَدْرِي ابْنُ عُمَرَ نَسِيَهُ أَمْ لَمْ يَسْمَعْ مَا سَمِعَ أَصْحَابُهُ , فَلَمَّا كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ عَامًا أَوْ عَامَيْنِ شَهِدْتُهُ وَسُئِلَ عَنْهَا , فَقَالَ: «نُبِّئْتُ أَنَّهُ رُخِّصَ لَهُنَّ»
Sunan Daruquthni 2665: Yahya bin Muhammad bin Sha‘id dan Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, keduanya berkata. Ahmad *"bin Al Miqdam Abul Asy"ats memberitakan kepada kami, Hammad bin Zaid memberitakan kepada kami. dari Ayyub, dari Ibrahim bin Maisarah, dari Thawus, dia berkata. saya pernah duduk di samping Abdullah bin Umar dan dia ditanya tentang hal itu, artinya orang yang sedang haidh ingin melakukan nafar. Maka dia menjawab. dia tetap tingggal di sana hingga akhir urusannya ialah berada di Ka'bah.' Thawus berkata, saya tidak tahu kalau Ibnu Umar menisbatkannya. atau dia tidak mendengar apa yang didengar oleh para sahabatnya. Lalu setelah itu setahun atau dua tahun, saya melihat dia ditanya tentang hal itu, lalu dia menjawab. Saya diberitahukan bahwa itu adalah keringanan bagi mereka.
Sunan Daruquthmi Nomer 2665