سنن الدارقطني ٢٥٢٦: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا عَبَّادُ بْنُ يَعْقُوبَ , نا أَبُو مَلَكٍ الْجَنْبِيُّ , عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , فِي حَمَامِ الْحَرَمِ: «فِي الْحَمَامِ شَاةٌ , وَفِي بَيْضَتَيْنِ دِرْهَمٌ , وَفِي النَّعَامَةِ جَزُورٌ , وَفِي الْبَقَرَةِ بَقَرَةٌ , وَفِي الْحِمَارِ بَقَرَةٌ»
Sunan Daruquthni 2526: Muhammad bin Al Qasim bin Zakaria memberitakan kepada kami. Abbad bin Ya'qub memberitakan kepada kami. Abu Malik Al Janbi memberitakan kepada kami. dari Abdul Malik, dari Atha'. dari Ibnu Abbas tentang burung merpati tanah haram. "Pada burung merpati dendanya seekor kambing betina. pada dua buah telur dendannya satu dirham. pada burung unta dendanya seekor unta. pada sapi dendanya seekor sapi dan pada keledai dendanya seekor sapi."
Sunan Daruquthmi Nomer 2526