سنن الدارقطني ٢٥٨٨: نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا عِيسَى بْنُ شَاذَانَ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ نَصْرٍ , نا عَبَّادُ بْنُ رَاشِدٍ , نا ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ , عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: هَلَكَ أَبِي وَلَمْ يَحُجَّ , قَالَ: «أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ عَلَى أَبِيكَ دَيْنٌ فَقَضَيْتَهُ عَنْهُ أَيُتَقَبَّلُ مِنْهُ؟» , قَالَ: نَعَمْ , قَالَ: «فَاحْجُجْ عَنْهُ»
Sunan Daruquthni 2588: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir memberitakan kepada kami, Isa bin Syadzan memberitakan kepada kami. Ismail bin Nashr memberitakan kepada kami, Abbad bin Rasyid memberitakan kepada kami, Tsabit Al Bunani memberitakan kepada kami, dari Anas bin Malik, bahwa seseorang bertanya kepada Nabi SAW seraya berkata, "Bapakku telah meninggal dunia dan dia belum menunaikan ibadah haji," beliau bertanya. "Bagaimana pendapatmu jika bapakmu memiliki hutang. lain kamu melunasinya, apakah hal itu dapat diterima?" dia menjawab, "Ya." Beliau bersabda, "Maka tunaikanlah haji atas nama dirinya."
Sunan Daruquthmi Nomer 2588