سنن الدارقطني ٢٥١٦: نا أَبُو عَلِيٍّ الصَّفَّارُ , نا الدَّقِيقِيُّ , نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا شَرِيكٌ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «إِنَّمَا التَّكْفِيرُ فِي الْعَمْدِ , وَإِنَّمَا غَلَّظُوا فِي الْخَطَأِ لِئَلَّا يَعُودُوا»
Sunan Daruquthni 2516: Abu Ali Ash-Shaffar memberitakan kepada kami. Ad-Daqiqi memberitakan kepada kami, Yazid bin Harun memberitakan kepada kami. Syarik memberitakan kepada kami, dari Al A'masy. dari Amru bin Murrah. dari Sa'id bin Jubair, dari lbnu Abbas, dia berkata. "Kafarat itu ada pada kesengajaan, dan mereka diperberat pada tindakan bersalah, supaya mereka tidak mengulanginya lagi."
Sunan Daruquthmi Nomer 2516