سنن الدارقطني ٢٥٢٧: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ بَزِيعٍ , نا سَعِيدُ بْنُ عُثْمَانَ , نا أَبُو مَرْيَمَ , حَدَّثَنِي الْأَجْلَحُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ , ص:276 عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «فِي الظَّبْيِ شَاةً , وَفِي الضَّبُعِ كَبْشًا , وَفِي الْأَرْنَبِ عَنَاقًا , وَفِي الْيَرْبُوعِ جَفْرَةً». فَقُلْتُ لِابْنِ الزُّبَيْرِ: وَمَا الْجَفْرَةُ؟ , قَالَ: الَّتِي قَدْ فُطِمَتْ وَرَعَتْ
Sunan Daruquthni 2527: Ahmad bin Muhammad bin Sa'id memberitakan kepada kami, Al Hasan bin Ali bin Bazigh memberitakan kepada kami, Sa'id bin Utsman memberitakan kepada kami, Abu Maryam memberitakan kepada kami, Al Ajlah bin Abdullah menceritakan kepadaku, Abu Az-Zubair menceritakan kepadaku. dari jabir, dia berkata, "Rasulullah SAW menetapkan pada kijang dendanya seekor kambing, pada dhabu' dendanya seekor kambing kibas, pada kelinci dendanya seekor anak kambing betina dan pada Yarbu' (sejenis tikus) dendanya seekor anak kambing (yang telah digembalakan)." Saya bertanya kepada Ibnu Az-Zubair, Apa itu Jafrah, yaitu anak kambing yang telah disapih dan telah digembalakan.
Sunan Daruquthmi Nomer 2527