سنن الدارقطني ٢٥٥١: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ الْفَحَّامُ , نا ابْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ إِنْ شَاءَ اللَّهُ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ يَوْمَ النَّحْرِ عَنْ مَنْ قَدَّمَ شَيْئًا قَبْلَ شَيْءٍ وَشَيْئًا قَبْلَ شَيْءٍ , قَالَ: فَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ «لَا حَرَجَ لَا حَرَجَ»
Sunan Daruquthni 2551: Al Husain bin Ismail memberitakan kepada kami. Muhammad bin Al Walid Al Fahham memberitakan kepada kami, Ibnu Uyainah memberitakan kepada kami, dari Ayyub. dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas insya Allah, bahwa Nabi SAW ditanya pada hari nahar tentang orang yang mendahulukan sesuatu sebelum sesuatu yang lain dan sesuatu sebelum sesuatu yang Iain. Dia menuturkan. maka Rasulullah mengangkat kedua tangannya. "Tidak apa-apa, tidak apa-apa."
Sunan Daruquthmi Nomer 2551