سنن الدارقطني ٣٧٦٨: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو , أَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِابْنٍ لَهَا , قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ بَطْنِي كَانَ لَهُ وِعَاءً , وَثَدْيِي كَانَ لَهُ سِقَاءً , وَحِجْرِي كَانَ لَهُ حِوَاءٍ , وَإِنَّ أَبَاهُ يُرِيدُ أَنْ يَنْتَزِعَهُ مِنِّي , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَنْتِ أَحَقُّ بِهِ مَا لَمْ تَتَزَوَّجِي»
Sunan Daruquthni 3768: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yusuf bin Sa'id menceritakan kepadaku, Hajjaj bin Muhammad menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari Abdullah bin Amr bahwa pernah ada seorang wanita mendatangi Nabi SAW dengan membawa anaknya. Ia berkata, "Ya Rasulullah, perutku telah menjadi tempat baginya, susuku menjadi minumannya, dan kamarku adalah udara baginya, tapi ayahnya ingin memisahkan aku darinya." Mendengar itu, Beliau bersabda, "Engkan lebih berhak (mengasuhnya) selama engkau belum menikah"
Sunan Daruquthmi Nomer 3768