Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ النِّكَاحِ

Kitab Nikah

بَابُ الْمَهْرِ
Mahar

سنن الدارقطني ٣٦٢٧: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , فِي قَوْلِ اللَّهِ تَعَالَى وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ النساء: 3 الْآيَةَ , قَالَتْ: «هِيَ الْيَتِيمَةُ تَكُونُ عِنْدَ الرَّجُلِ هُوَ وَلِيُّهَا فَيَتَزَوَّجُهَا عَلَى مَالِهَا وَيُسِيءُ صُحْبَتَهَا وَلَا يَعْدِلُ فِي مَالِهَا فَلْيَتَزَوَّجْ مَا طَابَ لَهُ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثَلَاثَ وَرُبَاعَ»

Sunan Daruquthni 3627: Muhammad bin Al Qasim bin Zakaria menceritakan kepada kami, Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Abdah bin Sulaiman. menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah RA tentang firman Allah, "Jika kalian takut tidak bisa berlaku adil kepada anak-anak yatim, maka nikahilah wanita-wanita yang baik bagimu" (Qs. An-Nisa' 4: 3) dia berkata, "Dia adalah gadis yatim yang berada dalam pemeliharaan pria yang merupakan walinya. Wali ini kemudian ingin menikahinya lantaran kekayaannya tapi memperlakukannya dengan buruk dan tidak memberikan hartanya dengan adil. Maka wali tersebut sebaiknya menikahi wanita lain saja yang ia anggap baik, dua, tiga atau empat orang."

Sunan Daruquthmi Nomer 3627