Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ النِّكَاحِ

Kitab Nikah

بَابُ الْمَهْرِ
Mahar

سنن الدارقطني ٣٦٧٢: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا شُجَاعُ بْنُ الْوَلِيدِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو , نا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَاطِبٍ , وَأَبُو سَلَمَةَ , أَنَّ جُبَيْرَ بْنَ مُطْعِمٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةً مِنْ بَنِي نَصْرٍ فَطَلَّقَهَا قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا فَأَرْسَلَ إِلَيْهَا بِالصَّدَاقِ كَامِلًا , فَقَالَ: " أَنَا أَحَقُّ بِالْعَفْوِ مِنْهَا قَالَ اللَّهُ تَعَالَى إِلَّا أَنْ يَعْفُونَ أَوْ يَعْفُوَ الَّذِي بِيَدِهِ عُقْدَةُ النِّكَاحِ البقرة: 237 وَأَنَا أَحَقُّ بِالْعَفْوِ مِنْهَا " ص:422.

Sunan Daruquthni 3672: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, Syuja' bin Al Walid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr menceritakan kepada kami, Yahya bin Abdurrahman bin Hathib dan Abu Salamah menceritakan kepada kami, bahwa Jubair bin Muth'im menikahi seorang wanita bani Nadhar. Ia kemudian menceraikannya sebelum sempat menggaulinya, lalu mengirimkan pembayaran maharnya secara penuh dan berkata, "Aku lebih berhak memaafkan daripada dia." Allah Ta'ala berfirman, "Atau dimaafkan oleh orang yang memegang ikatan nikah." (Qs. Al Baqarah 2: 237) Aku lebih berhak memaafkan daripada dia (istrinya -penerj)."

Sunan Daruquthmi Nomer 3672