سنن الدارقطني ٣٦٩٨: نا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ صَاعِدٍ , وَابْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ الْمُبَارَكِ , يُعْرَفُ بِالْأَعْرَابِيِّ , نا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَعْتَقَ صَفِيَّةَ وَتَزَوَّجَهَا وَجَعَلَ عِتْقَهَا صَدَاقَهَا»
Sunan Daruquthni 3698: Yahya bin Muhammad bin Sha'id dan Ibnu Makhlad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Husain bin Al Mubarak yang dikenal dengan sebutan Al A'rabi menceritakan kepada kami, Yunus bin Muhammad menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami dari Ayyub, dari Ikrimah, dari Aisyah bahwa ketika Nabi SAW memerdekakan Shafiyyah, dan menikahinya dengan menjadikan pemerdekaannya sebagai mahar."
Sunan Daruquthmi Nomer 3698