سنن الدارقطني ٢٠٤: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا عَلَّانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ , نا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ , نا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ , أَخْبَرَنِي خَيْرُ بْنُ نُعَيْمٍ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ أَبِي صَالِحٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «يُغْسَلُ الْإِنَاءُ مِنَ الْهِرِّ , كَمَا يُغْسَلُ مِنَ الْكَلْبِ». هَذَا مَوْقُوفٌ وَلَا يُثْبَتُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , وَيَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ فِي بَعْضِ أَحَادِيثِهِ اضْطِرَابٌ
Sunan Daruquthni 204: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, 'Allan bin Al Mughirah mengabarkan kepada kami, Ibnu Abi Maryam mengabarkan kepada kami, Yahya bin Ayyub mengabarkan kepada kami, Khair bin Nu'aim mengabarkan kepadaku, dari Abu Az-Zubair, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, ia mengatakan, "Bejana (yang dijilat) kucing dicuci sebagaimana (yang dijilat) anjing." Riwayat ini mauquf dan tidak valid dari Abu Hurairah. Pada sebagian haditsnya, Yahya bin Ayyub mudhtharib (kacau).
Sunan Daruquthmi Nomer 204