سنن الدارقطني ٣٤١: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي حَامِدٍ الْخَصِيبُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ الْوَاسِطِيُّ , نا أَبُو مَنْصُورٍ , نا عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «الْأُذُنَانِ مِنَ الرَّأْسِ فِي الْوُضُوءِ , وَمِنَ الْوَجْهِ فِي الْإِحْرَامِ». عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ ضَعِيفٌ. وَرَوَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَاخْتُلِفَ عَنْهُ
Sunan Daruquthni 341: Abu Bakar bin Abu Hamid Al Khashib menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq Al Wasithi mengabarkan kepada kami, Abu Manshur mengabarkan kepada kami, Umar bin Qais mengabarkan kepada kami, dari Atha‘, dari Ibnu Abbas, ia mengatakan, "Kedua telinga itu termasuk kepala dalam wudhu, dan termasuk wajah dalam ihram."336 Umar bin Qais lemah. Diriwayatkan juga dari Isma'il bin Muslim dari Atha‘ dari Ibnu Abbas, namun diperselisihkan.
Sunan Daruquthmi Nomer 341