سنن الدارقطني ٧٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ أَبَانَ , عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَاءِ الْبَحْرِ قَالَ: «الْحَلَالُ مَيْتَتُهُ الطَّهُورُ مَاؤُهُ» . أَبَانُ بْنُ أَبِي عَيَّاشٍ مَتْرُوكٌ
Sunan Daruquthni 72: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harb mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Yazid mengabarkan kepada kami, dari Aban, dari Anas RA, dari Nabi SAW Tentang air laut, beliau bersabda, "Bangkainya halal (dimakan), airnya suci lagi menyucikan."* Aban bin Abu Ayyasy adalah seorang yang matruk (orang yang haditsnya ditinggalkan/tidak dipakai).
Sunan Daruquthmi Nomer 72