Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ الْحُكْمِ فِي بَوْلِ الصَّبِيِّ وَالصَّبِيَّةِ مَا لَمْ يَأْكُلَا الطَّعَامَ
Hukum Air Kencing Bayi Laki-Laki dan Bayi Perempuan yang Belum Mengkonsumsi Makanan

سنن الدارقطني ٤٦٤: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , قَالَا: نا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ , ثنا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , نا يَحْيَى بْنُ الْوَلِيدِ , حَدَّثَنِي مُحِلُّ بْنُ خَلِيفَةَ الطَّائِيُّ , حَدَّثَنِي أَبُو السَّمْحِ , قَالَ: كُنْتُ أَخْدُمُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَغْتَسِلَ قَالَ: «وَلِّنِي قَفَاكَ» , فَأُوَلِّيهِ قَفَائِي وَأَنْشُرُ الثَّوْبَ يَعْنِي أَسْتُرُهُ , فَأُتِيَ بِحَسَنٍ أَوْ حُسَيْنٍ فَبَالَ عَلَى صَدْرِهِ , فَدَعَا بِمَاءٍ فَرَشَّهُ عَلَيْهِ , وَقَالَ: «هَكَذَا يُصْنَعُ يُرَشُّ مِنَ الذَّكَرِ وَيُغْسَلُ مِنَ الْأُنْثَى»

Sunan Daruquthni 464: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir dan Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Amr bin Ali mengabarkan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, Yahya bin Al Walid mengabarkan kepada kami, Muhill bin Khalifah Ath-Tha'i menceritakan kepada kami, Abu As-Samh menceritakan kepadaku, ia menuturkan, "Aku melayani Rasulullah SAW. Ketika beliau hendak mandi, beliau berkata, 'Tutupkanlah kainmu padaku.' Maka aku pun menutupkan kainku pada beliau dan membentangkan pakaian, yakni aku menutupi beliau. Lalu datanglah Hasan atau Husain kemudian kencing di dada beliau, maka beliau minta diambilkan air, lalu memercikinya, dan beliau bersabda, 'Begitulah yang dilakukan terhadap (kencing) bayi laki-laki, sedangkan (kencing) bayi perempuan dicuci."

Sunan Daruquthmi Nomer 464