سنن الدارقطني ٤٦٨: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ , نا ابْنُ الْمُبَارَكِ , أنا مَعْمَرٌ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: «لَقَدْ رَأَيْتُ أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوقَظُونَ لِلصَّلَاةِ حَتَّى إِنِّي لَأَسْمَعُ لِأَحَدِهِمْ غَطِيطًا ثُمَّ يُصَلُّونَ وَلَا يَتَوَضَّئُونَ». قَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ: هَذَا عِنْدَنَا وَهُمْ جُلُوسٌ صَحِيحٌ
Sunan Daruquthni 468: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Humaid mengabarkan kepada kami, Ibnu Al Mubarak mengabarkan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Anas, ia menuturkan, "Aku pernah menyaksikan para sahabat Rasulullah SAW dibangunkan untuk shalat, sampaisampai aku mendengar dengkuran salah seorang mereka, kemudian mereka shalat dan tidak berwudhu lagi." Ibnu Al Mubarak mengatakan, "Menurut kami, bahwa mereka itu (tidur sambil) duduk." Shahih.
Sunan Daruquthmi Nomer 468