Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ مَا رُوِيَ فِي لَمْسِ الْقُبُلِ وَالدُّبُرِ وَالذَّكَرِ وَالْحُكْمِ فِي ذَلِكَ
Riwayat-Riwayat Tentang Menyentuh Kemaluan dan Dubur, serta Hukumnya

سنن الدارقطني ٥٣٢: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي الرِّجَالِ , نا أَبُو حُمَيْدٍ الْمِصِّيصِيُّ , قَالَ: سَمِعْتُ حَجَّاجًا , يَقُولُ: قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَرْوَانَ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , وَقَدْ كَانَتْ صَحِبَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا مَسَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ أَوْ أُنْثَيَيْهِ فَلَا يُصَلِّي حَتَّى يَتَوَضَّأَ»

Sunan Daruquthni 532: Ahmad bin Muhammad bin Abu Ar-Rijal menceritakan kepada kami, Abu Humaid Al Mishshishi mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Aku mendengar Hajjaj mengatakan: Ibnu Juraij berkata: Hisyam bin Urwah mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Marwan, dari Busrah binti Shafwan yang pernah menyertai Nabi SAW, bahwa Nabi SAW bersabda, "Apabila seseorang di antara kalian menyentuh kemaluannya atau buah pelirnya, maka ia tidak boleh melaksanakan shalat sehingga berwudhu (terlebih dahulu).

Sunan Daruquthmi Nomer 532