سنن الدارقطني ٥٤٢: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا خَلَفُ بْنُ خَلِيفَةَ , عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «إِذَا تَوَضَّأَ الرَّجُلُ وَمَسَّ إِبْطَهُ أَعَادَ الْوُضُوءَ» قَالَ: وَنا خَلَفُ بْنُ خَلِيفَةَ , عَنْ أَبِي سِنَانٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسِ , قَالَ: «لَيْسَ عَلَيْهِ إِعَادَةٌ»
Sunan Daruquthni 542: Ya'qub bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Khalaf bin Khalifah mengabarkan kepada kami, dari Laits bin Abu Sulaim, dari Mujahid, dari Ibnu Umar, ia mengatakan, "Apabila seseorang telah berwudhu lalu menyentuh ketiaknya, maka ia mengulangi wudhu." Ia juga mengatakan: Khalaf bin Khalifah menceritakan kepada kami, dari Abu Sinan, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, ia mengatakan, "Ia tidak perlu mengulangi (wudhu)."
Sunan Daruquthmi Nomer 542