سنن الدارقطني ٦٦٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , نا الْحُسَيْنُ بْنُ الْجُنَيْدِ , نا سَعِيدُ بْنُ مَسْلَمَةَ , حَدَّثَنِي أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ , بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ , وَقَالَ: «جُعِلَتِ الْأَرْضُ كُلُّهَا لَنَا مَسْجِدًا , وَتُرْبَتُهَا طَهُورًا إِنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ»
Sunan Daruquthni 660: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Al Husain bin Al Junaid mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Maslamah mengabarkan kepada kami, Abu Malik Al Asyja'i menceritakan kepadaku, dengan isnad ini, seperti itu, dan ia menyebutkan (dalam redaksinya): "Bumi ini semuanya telah dijadikan sebagai masjid (tempat sujud) bagi kita, dan sebagai sarana bersuci bila kita tidak menemukan air."
Sunan Daruquthmi Nomer 660