Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابٌ فِي بَيَانِ الْمَوْضِعِ الَّذِي يَجُوزُ التَّيَمُّمُ فِيهِ وَقَدْرِهِ مِنَ الْبَلَدِ وَطَلَبِ الْمَاءِ
Keterangan Tentang Tempat yang Dibolehkan untuk Bertayammum Padanya, dan Kadar (Jauhnya) dari Negeri, serta Tentang Mencari Air

سنن الدارقطني ٧١٠: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ , نا مُعَلًّي , نا شَرِيكٌ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنِ الْحَارِثِ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: «إِذَا أَجْنَبَ الرَّجُلُ فِي السَّفَرِ تَلَوَّمَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ آخِرِ الْوَقْتِ , فَإِنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ تَيَمَّمَ وَصَلَّى»

Sunan Daruquthni 710: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Muhammad bin Syadzan menceritakan kepada kami, Mu'alla mengabarkan kepada kami, Syarik mengabarkan kepada kami, dari Abu Ishaq, dari Al Harits, dari Ali, ia mengatakan, "Apabila seseorang mengalami junub dalam perjalanan, yang mana waktunya mendesak antara dirinya dan akhir waktu (shalat), bila tidak menemukan air, hendaklah bertayammum lalu melaksanakan shalat."

Sunan Daruquthmi Nomer 710