سنن الدارقطني ٧٣٢: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَلِيُّ بْنُ شُعَيْبٍ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ , قَالَ: رَأَيْتُ جَرِيرًا تَوَضَّأَ مِنْ مُطَهَّرَةٍ فَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ , فَقِيلَ لَهُ: أَتَمْسَحُ عَلَى خُفَّيْكَ؟ , فَقَالَ: إِنِّي قَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ». وَكَانَ هَذَا الْحَدِيثُ يُعْجِبُ أَصْحَابَ عَبْدِ اللَّهِ , يَقُولُونَ: إِنَّمَا كَانَ إِسْلَامُهُ بَعْدَ نُزُولِ الْمَائِدَةِ.
Sunan Daruquthni 732: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ali bin Syu'aib mengabarkan kepada kami, Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Ibrahim, dari Hammam, dari Al Harits, ia menuturkan, "Aku melihat Jarir berwudhu dari tempat wudhu lalu mengusap khuffnya, lalu dikatakan kepadanya, 'Engkau mengusap khuffmu?' ia menjawab, 'Sesungguhnya aku pernah melihat Rasulullah SAW mengusap khuffnya." Hadits ini cukup mengherankan bagi para sahabat Abdullah, mereka mengatakan, "Sesungguhnya keislamannya setelah turunnya surah Al Maaidah."
Sunan Daruquthmi Nomer 732