سنن الدارقطني ١٠١٦: ثنا أَبُو عُمَرَ الْقَاضِي , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ , نا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو , بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ , وَقَالَ: «ثُمَّ جَاءَهُ الْغَدَ فَصَلَّى لَهُ الْمَغْرِبَ لِوَقْتٍ وَاحِدٍ حِينَ غَابَتِ الشَّمْسُ وَحَلَّ فِطْرُ الصَّائِمِ»
Sunan Daruquthni 1016: Abu Umar Al Qadhi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur mengabarkan kepada kami, Ahmad bin Al Hajjaj mengabarkan kepada kami, Al Fadhl bin Musa menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr mengabarkan kepada kami, dengan isnad ini, serupa itu, di antaranya disebutkan: "Kemudian keesokan harinya Jibril mendatanginya, lalu shalat Maghrib pada waktu yang sama (dengan kemarin, yaitu) ketika matahari telah terbenam dan telah halal orang yang berpuasa untuk berbuka."
Sunan Daruquthmi Nomer 1016