Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٠٠٨: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ: حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدٍ، قَالَ: سَمِعْتُ سَلَمَةَ بْنَ الأَكْوَعِ، يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: كَانَ إِذَا اشْتَدَّتِ الرِّيحُ، يَقُولُ: اللَّهُمَّ لَقْحًا لاَ عَقِيمًا.
Shahih Ibnu Hibban 1008: Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ahmad bin Ubadah menceritakan kepada kami, Al Mughirah bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, ia berkata: Yazid bin Abu Ubaid menceritakan kepadaku, ia berkata: Aku mendengar Salamah bin Al Akwa’ memarfu’kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Apabila angin bertiup dengan sangat kencang, maka ucapkanlah : Allahumma laqhan12 laa ‘aqiiman (Ya Allah semoga angin ini dapat mengawinkan (tumbuh-tumbuhan dan lainnya) dan bukan membuat mandul) ” 13
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1008