Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٤٣٩: أَخْبَرَنَا أَبُو خَلِيفَةَ، حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلِ الْمَاءَ فِي أَنْفِهِ، ثُمَّ لِيَنْثِرْ، وَمَنِ اسْتَجْمَرَ فَلْيُوتِرْ.
Shahih Ibnu Hibban 1439: Abu Khalifah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Al Qa’nabi telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Malik dari Abu Az-Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian berwudhu, maka hendaklah ia menjadikan air ke dalam hidung. Kemudian hendaklah ia mengeluarkannya. Dan barangsiapa yang beristinja, maka hendaklah ia lakukan dengan hitungan ganjil.”357
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1439