Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٥١٦: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَلْمٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا ابْنُ يَحْيَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، أَنَّ مُوسَى بْنِ سَعْدٍ الأَنْصَارِيَّ، حَدَّثَهُ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَصْرَ، فَلَمَّا انْصَرَفَ أَتَاهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِي سَلِمَةَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّا نُرِيدُ أَنْ نَنْحَرَ جَزُورًا لَنَا، وَنَحْنُ نُحِبُّ أَنْ تَحْضُرَهُ، قَالَ: نَعَمْ، فَانْطَلَقَ وَانْطَلَقْنَا مَعَهُ، فَوَجَدْنَا الْجَزُورَ لَمْ يُنْحَرْ، فَنُحِرَتْ، ثُمَّ قُطِعَتْ، ثُمَّ طُبِخَ مِنْهَا، ثُمَّ أَكَلْنَا قَبْلَ أَنْ تَغِيبَ الشَّمْسُ.
Shahih Ibnu Hibban 1516: Abdullah bin Muhammad bin Salm telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ibnu Yahya telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ibnu Wahab telah menceritakan kepada kami, ia berkata, “Amr bin Al Harits telah menceritakan kepadaku sebuah hadits dari Yazid bin Abu Habib bahwa Musa bin Sa’ad Al Anshari telah menceritakan kepadanya sebuah hadits dari Hafsh bin Ubaidillah478 dari Anas bin Malik, ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Shalat Ashar bersama kami. Ketika ia telah selesai, seorang laki-laki dari Bani Salimah datang kepadanya dan berkata, “Wahai Rasulullah, kami hendak menyembelih hewan sembelihan (unta), dan kami sangat ingin Anda menghadirinya”. Rasul berkata, “Ya”. Kemudian ia berangkat dan kita menemaninya dan kita menemukan bahwa unta belum disembelih. Lalu unta tersebut disembelih, dipotong-potong dan dimasak. Kemudian kami memakannya pada saat sebelum matahari terbenam”. 479 50:4
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1516